Minggu, 02 Desember 2012

CEDERA PADA OLAH RAGA TAEKWONDO

PENGERTIAN CEDERA
          Cedera adalah dimana kondisi tubuh dalam keadaan tidak normal karena diakibatkan oleh beberapa hal, seperti metode latihan yang salah, kelainan struktural yang menekan bagian tubuh tertentu lebih banyak dari pada bagian tubuh lainnya, kelemahan pada otot, tendon dan ligament. Dua jenis cedera yang sering dialami oleh atlet trauma akut dan sindrom yang berlarut-larut(overuse syndrome). Trauma akut adalah suatu cedera berat  yang terjadi secara mendadak, seperti cedera goresan, robek pada ligament dan patah tulang karena benturan atau terjatuh.
MACAM-MACAM CEDERA DALAM TAEKWONDO
1.      Nyeri Lutut,Kondromalasia
Kondromalasia dikenal juga dengan istilah patela kondromalasia(chondromalasia pattelae) adalah nyeri lutut kronis yang merupakan melembutnya atau degenerasi tulang rawan tempurung lutut. Pelembutan ini dapat terjadi hanya pada luasan  kecil tempurung lutut, tetapi nyerinya akan terasa seluruh lutut. Sehingga lutut akan serasa sakit bila digerakkan karena gesekan antara tempurung lutut dengan beban tulang paha. Cedera seperti ini sangat sering terjadi pada pertandingan fight di taekwondo. Karena sifat pertandingan yang kontak badan, serta domonasi gerakan gerakan adalah tendangan, maka benturan baik punggung kaki dengan lutut,atau lutut dengan lutut sangat sering terjadi. Nyeri pada kodromalasia terjadi di bagian depan atau dalam tempurung lutut dan akan menjadi semakin buruk   dengan tambahan aktifitas seperti jogging,loncat,naik turun tangga atau berdiri pada lutut atau duduk dengan lutut yang di tekuk.
Beberapa cedera yang berhubungan dengan lutut yang sering terjadi di taekwondo:
·         pergeseran patella
·         cedera meniskal(penekukan lutut tiba-tiba)
·         keseleo lutut
2.      Cedera Hamstring
Otot Hamstring merupakan otot yang terletak di bagian belakang paha. Seringkali mengalami cedera pada otot ini, trutama bagi mereka yang sering berolahraga. Gangguan tersebut dapat berupa robekan regangan otot. Cedera hamstring sering terjadi dalam olahraga seperti lari,sepak bola,basket dll. Cedera dapat ringan sampai berat. pada cedera yang ringan, biasanya mengalami parasaan seperti tertekan pada paha bagian belakang. Pada cedera berat akan mengalami nyeri  yang hebat hingga tidak dapat berjalan.
3.      Cedera pada Pergelangan Kaki
Berbagai permasalahan pergelangan kaki yang mempengaruhi penampilan atlet adalah suatu kondisi pertumbuhan tulang pada tulang pergelangan(tulang spur). Tulang spur membatasi seluruh jangkauan gerakan yang dapat dicapai oleh persendian pergelangan kaki,akan banyak mengurangi kemampuan pergelangan kaki untuk melakukan dorsifleks atau menekuk pergelangan kaki ke atas.
4.      Keseleo Pergelangan Kaki(ankle sprains)
Keseleo merupakan cedera yang paling umum terjadi, baik atlet maupun tidak. Bisa terjadi pada siapa saja,cedera ini terjadi karena adanya gerakan membelok tiba-tiba. Keseleo pergelengan kaki ini dapat mempengaruhi tidak hanya pada bagian sisi pergelangan kaki, tetapi biasanya dapat juga merusak bagian luar (lateral) ligamen. hal ini terjadi pada saat kaki melakukan belokan (memutar) pada tungkai kaki merenggangkan pergelangan pada titk dimana akan dapat merobek atau retak tulang ligamen persendian pergelangan kaki bagian depan.
5.      Shin Splints
Cedera bagian ini sangat seringterjaadi pada atlet taekwondo yang selesai bertanding fight. Walaupun sudah menggunakan shin guard tetapi ternyata benturan antara kaki bias menembus pelindingnya. Sehingga jika habis bertanding bagian gares ini akan terlihat memerah,lebam dan bengkak. sphin splints disebabkan adanya robekan kecil pada otot-otot kaki yang berhubungan erat  dengan tulang gares.
6.      Otot Ketarik Dan Otot Robek
Otot ketarik dan otot robek ini sudah menjadi kebiasaan bagi para taekwondoin. Melihat gerakan-gerakan dari para taekwondo jika sedang melakukan tendangan memang sangan rentan terhadap cedera otot tertarik dan otot robek ini.Misalnya tendangan cangkul. Tendangan ini memaksa tungkai untuk diangkat setinggi-tingginya dalam kaedaan urus keatas dan di turunkan  dengan kecepatan tinggi mengarah pada sasaran.Perawatan otot ketarik dan otot robek inin tergantung dari keparahan cederanya. Mula-mula dengan mengurangi intensitas latihan,menggunakan kompres hangat sebelum memulai aktifitas, dan menggunakan kompres dingin setelah melakukan aktifitas jika aktifitas olahraga terseebut menyebabkan tambah rasa sakit, sebaiknya dihentikan total.
7.      Cedera Pada Tangan Dan Lengan
Cedera ini diakibatkan karena banyaknya benturan yang terjadi karena seorang taekwondo  menggunakan tanganya untuk menahan serangan lawan. Tetapi cedera ini biasanya memar-memar,tetapi juga tiak jarang terjadi retak tulang. Pertandingan taekwondo sebenarnya sudah menggunakan pelindung lengan dan tangan, tetapi cedera pada bagian ini tetap terjadi.
Jika cedera hanya sekedar memar, maka menggunakan metode RICE sudah cukup, tetapi jika terjadi retak sebaiknya di bawa ke ahlinya. Oleh karena  itu latihan penguatan pada lengan dan tangan sangat di perlukan untuk mengantisipasi benturan yang sangat keras.
8.      Cedera Muka
Cedera ini memang terlihat menyeramkan, dan memang sangat menakutkan. Pertandingen taekwondo selalu ada yang mengalami cedera pada bagian muka,baik pada bibir,hidung,pelips atau juga pada bagian gigi.Kejadian seperti ini memang tidak  atau juga bagian gigi. Kejadian seperti ini memang tidak sesering cedera pada bagian lain. Tetapi peristiwa cedera muka ini hanya akan terjadi jika lawan kurang seimbang, sehingga dengan mudahnya diserang bagian muka atau kepala.Hanya saja jika cedera di bagian ini konsultasikan pada ahlinya saja,kecuali jika hanya tergores.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar